Purwokerto, KilatNews - Kasus Pembunuhan Munir belum tuntas Said Thalib
masih belum tuntas sampai saat ini. Negara belum ada itikad untuk menyelesaikan
pengungkapan kasusnya. Sudah
hampir 12 tahun, pejuang HAM Munir dibunuh dengan racun di atas pesawat Garuda
Indonesia dalam perjalanan ke Amsterdam. Kabar kematian Munir mengagetkan publik, terutama keluarga
dan sahabat-sahabatnya. Kabar bahwa dia dibunuh, tidak terlalu mengagetkan.
Sebagai pejuang HAM yang sering berseberangan dengan posisi pemerintah, dan
terutama militer, Munir sering menerima ancaman 'dihabisi'. Semua pegiat HAM di
masa rezim otoriter Suharto dan tentara, sadar dengan resiko itu. Pembunuhan
Munir terjadi di masa transisi, Megawati yang menjabat Presiden saat itu, kalah
dalam pemilu oleh salah satu mantan menterinya, Susilo Bambang Yudhoyono. Tapi
SBY baru dilantik bulan Oktober, sehingga selama satu bulan setelah kematian
Munir, praktis tidak ada langkah jelas menangani kasus pembunuhan Munir. Apakah
indonesia benar menganut sistem demokrasi, apabila masyarakat masih saja
menerima kekerasan karena mengkritisi kebijakan negara? Maka dari itu mari
ikuri pemutaran dan diskusi film yang berjudul “His Story” “Bunga Dibakar” dan “Kiri
Hijau Kanan Merah”
Tempat: Aula Fisip Unsoed
Tanggal: Kamis, 29 September 2016
Waktu: 14.00 WIB












